Kalteng Evaluasi Percepatan Pelaksanaan Program

Palangka Raya, Media Dayak

      Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) gelar Rapat Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) untuk memonitor dan mengevalusi Percepatan Pelaksanaan Program dan Kegiatan yang dibiayai dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perangkat Daerah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah, serta mengevaluasi dan mengawasi realisasi keuangan dan iisik agar berjalan efektif.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalteng dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Kalteng Habib H Said Ismail, Selasa (7/5).

Dikatakan Wagub pelaksanaaan TEPRA juga untuk melakukan fasilitasi dan pembinaan dengan menginventarisir permasalahan dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan anggaran di daerah-daerah yang ada di Kalteng.

“Memasuki bulan Mei triwulan ll (dua) tahun anggaran 2019 kita tetap diingatkan sesuai arahan oleh Bapak Gubemur Kalteng untuk melakukan deregulasi dan percepatan pembangunan dalam rangka memaksimalkan penyerapan anggaran dengan target realisasi per 30 April sebesar 30 persen,” terang Wagub.

Pada kesempatan tersebut, ada beberapa hal yang diminta Wagub Kalteng, Habib H Said Ismail kepada tim pengelola TEPRA Kabupaten/Kota se-Kalteng.

Pertama, capaian realisasi anggaran diinput secara online pada surel pemerintah yang berlaku secara nasional dalam rangka transparansi penggunaan anggaran kepada masyarakat, yaitu aplikasi Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi TEPRA (Sismontepra) pada url: http://monev.lkpp.qo.id

Kedua, Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran agar tetap proaktif memonitoring dan mengevaluasi pencapaian realisasi anggaran sesuai dengan target yang telah ditetapkan dan disesuaikan dengan arus kas.

Ketiga, mengevaluasi capaian realisasi anggaran apakah telah sesuai dengan target dan mengidentiflkasi serta mencari solusi atas permasalahan yang menyebabkan capaian tidak sesuai dengan target yang telah ditetapkan. 

“Terakhir, Perangkat Daerah yang memiliki proyek/kegiatan yang bernilai strategis diminta perencanaan kegiatannya juga meliputi time schedule/ penjadwalan pelaksanaan pekerjaan yang disusun secara realistis dan memperhitungkan hari-hari Iibur maupun perkiraan kondisi cuaca,” pungkas Wagub.(YM)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close