Kadispora Kalteng : Pilih Pengurus Olahraga yang Mau Bekerja

Kepala Dinas Pemuda dan olahraga  Provinsi Kalteng, Falerry Tuwan membuka Musyawarah Provinsi (Pengprov)  Persatuan Panahan  Indonesia (Perpani) Kalteng 2019, Jumat.(Media Dayak/Ist) 

Palangka Raya, Media Dayak

     Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Falerry Tuwan mengatakan, hendaknya kepengurusan Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kalteng 2019-2023 diisi orang-orang mau berkerja, punya semangat mengurus organisasi olahraga, punya waktu dan ingat jangan masukan nama orang-orang yang hanya numpang.

“Saya tahu betul setiap pelantikan kepengurusan semangat awal pakai jas tapi yang bekerja selanjutnya hanya ketua dan sekretaris,” kata Falerry menyampaikan sambutan Gubernur Kalteng  membuka Musyawarah Provinsi (Pengprov) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kalimantan Tengah 2019 di Hotel Royal Global Palangka Raya, Jumat (30/8).

Pada Musprov Perpani 2019 dihadiri Sekjen Pengurus Pusat (PP) Perpani Rizal Bamadi, dan perwakilan cabang olahraga serta KONI Kalimantan Tengah itu, Falerry menyatakan, pemilihan pengurus yang mau bekerja sangat penting agar jalan organisasi lancar.

“Tanpa menyebut organisasi olahraga lainnya,ada kepengurusan kebetulan numpang nama,tidak tahu apa dikerjakan untuk mengangkat olahraga  ini menjadi berprestasi,” tuturnya.

Berbicara soal anggaran,lanjut Falerry,semua kepengurusan olahraga kesulitan, tapi karena kerja keras pengurus walaupun kas nol tapi bisa menggelar even besar dan sukses atas kepiyawaian semua pengurus.

“Soal biaya atlet Rp300 ribu per/orang untuk persyaratan mengikuti babak kualifikasi PON 2019 Jakarta. Satgas Pra PON akan bantu karena memang dana ada,” kata Felerry.

Dikatakan, cabang panahan merupakan  salah satu cabang unggulan Kalteng pada Pekan Olahraga Nasional (PON). Dimana setiap PON selalu menyumbangkan medali emas. Dari data selama  empat tahun pelaksanan PON lewat selalu memberikan medali emas, perak dan perunggu.

“Pada PON 20 tahun 2020 kita mintakan kepada cabor panahan meraih medali emas,” ucap mantan atlet balap motor era 1990 ini.

Tentu dalam mengorbitkan atlet berprestasi, ada orang di belakang layar peran sangat luar biasa pelatih, wasit dan pihak terkait sehingga atlet latihan dengan benar serta berkualitas. “Terakhir pesan saya pilih  ketua Perpani yang ada saja, didampingi kepengurusan solid dan kuat,” kata Falery.

Ketua Perpani Kalteng, Ade Supriyadi mengatakan, musprov mengevaluasi kinerja kepengurusan lama dan membentuk kepengurasan yang baru periode 2019-2023. Bagi dirinya tergantung kepada kawan-kawan pengurus Cabang (Pengcab) Kabupaten Perpani yang memiliki hak suara.

“Apakah masih bersepakat untuk memilih dirinya menjadi ketua atau nama lain tidak menjadi persoalan. Namun selama kepengurusan empat tahun sebelumnya, bersama pengurus lama berhasil menyemangati atlet untuk terus latihan  keras,” katanya. 

Baik di PON maupun di kejuaraan Porprov kemarin juga memberikan bonus bagi atlet berprestasi walaupun tidak besar seperti di PON Jawa Barat 2016. Pihaknya menyerahkan satu buah motor meraih medali emas dan di Porprov diberikan sedikit uang tali asih.

“Tentu menjadi prioritas kerja, sekarang menghadapi babak kualifikasi PON 20 pertengahan September mendatang di Jakarta, bersama pelatih kami minta tembakan atlet harus di jalur kuning agar bisa lolos mendapat tiket PON,” pungkasnya.(YM)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close