Jumlah dan Kualitas Tenaga Kesehatan di Gumas Masih Kurang

Kadinkes dr Maria Efianti(duduk,tiga dari kanan)bersama narasumber dan peserta pertemuan penyusunan dokumen data dan informasi SDMK di aula Hotel Insevas.(Foto/Novri JK Handuran).

Kuala Kurun,Media Dayak

     Kadis Kesehatan Gunung Mas(Gumas),dr Maria Efianti,menyatakan jumlah dan kualitas tenaga kesehatan di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau masih kurang.

“Ini menjadi salah satu tantangan kita,bagaimana kedepan jumlah dan kualitas tenaga kesehatan di daerah ini dapat meningkat secara proporsional,” tukas Maria dalam sambutannya membuka pertemuan penyusunan dokumen data dan informasi SDMK(Sumber Daya Manusia Kesehatan)Kabupaten Gumas di aula Hotel Insevas,Selasa(13/8).

Menurutnya,pengelolaan SDMK yang belum optimal,kususnya ketersediaan,penyebaran dan kualitas SDMK di fasilitas layanan kesehatan(Fasyankes),menjadi salah satu kendala yang mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan.

Pemetaan keadaan SDMK dikelola melalui aplikasi yang berintegrasi dengan sistem informasi SDMK Dinkes dengan sistem aplikasi lain,seperti Dukcapil,BPJS,PD DIKTI,aplikasi nusantara dan lainnya.

“Sesuai dengan komitmen Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas untuk memenuhi dan mendistribusikan tenaga kesehatan sesuai kebutuhan,” tegas Maria.

Melalui pertemuan tersebut,Maria ingin penyusunan dokumen data dan informasi SDMK Kabupaten Gumas tahun 2019 dapat menyediakan dokumen dan informasi perencanaan kebutuhan SDM kesehatan pada Dinkes,RSUD dan Puskesmas sesuai kebutuhan Fasyankes di Gumas.

Ketua Panitia,Hery Kano,menyampaikan tujuan kegiatan agar dokumen data dan informasi SDMK Kabupaten Gumas 2019 dapat menjadi pedoman dan bahan pertimbangan bagi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam upaya pemenuhan tenaga kesehatan,kususnya di Gumas.

“Kegiatan ini diikuti 25 peserta,terdiri dari 17 peserta pengelola ketenagaan Puskesmas,7 peserta dari Dinas Kesehatan Gunung Mas dan 1 peserta dari BLUD RSUD Kuala Kurun,” kata Hery.(Nov)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close