Jaya Tegaskan Pelantikan Pejabat Yang Dilakukannya Sah

Bupati Gumas: Jaya S Monong

Kuala Kurun, Media Dayak

Bupati Gunung Mas (Gumas), Jaya Samaya Monong menegaskan, pelantikan pertama terhadap ratusan pejabat eselon II,III dan IV di lingkungan Pemkab Gumas pada Jumat (10/01/2020) dini hari, serta pelantikan kedua terhadap 107 pejabat yang terdiri dari pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Gumas pada Selasa (21/01/2020) adalah sah.

“Pelantikan pejabat yang sudah saya lakukan itu sah. Ketentuan dan aturan sudah kami (Pemkab Gumas) ikuti. Kami sudah berkoordinasi secara lisan dan tertulis dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) serta Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri),” tegas Jaya, Rabu (29/01/2020).

Jaya menyatakan, rekomendasi dari hasil koordinasi dengan KASN dan Kemendagri menjadi dasar bagi pihaknya untuk melakukan pelantikan pejabat.

Jadi, sambung Jaya, apabila masih ada yang menilai pelantikan pejabat tidak sah lantaran Sekretaris Daerah (Sekda) Gumas tidak dilantik juga, hal itu adalah keliru.

“Soal Sekretaris Daerah,kami sudah konsultasikan dengan Kementrian Dalam Negeri. Hasilnya, karena tidak ada perubahan untuk nama jabatan Sekda, dan di situ hanya Sekda saja, maka Sekda Gunung Mas tidak perlu dilantik,” terangnya.

Tapi, Jaya menjelaskan, seandainya ada penambahan kalimat dan/atau penjelasan lain setelah kalimat Sekda, baru ada perubahan dan Sekda Gunung Mas bisa dilantik.

“Kalau sekarang, Sekda Gunung Mas tidak perlu dilantik atau dikukuhkan dan sudah sah. Untuk lebih jelasnya, silakan saja rekan-rekan media meminta penjelasan dari BKD (Badan Kepegawaian Daerah),” beber Bupati yang dekat dengan media tersebut.

Soal beberapa jabatan camat yang kosong, suami Mimie Mariatie itu memastikan jabatan camat dan lurah yang masih kosong akan segera dilakukan pelantikan.

“Sebelum pelantikan dilakukan dan untuk mengisi kekosongan maka diangkat Plt (Pelaksana Tugas) camat. Pelantikan tetap ada dan tentunya dilakukan melalui aturan yang berlaku,” ucap Jaya.

Anggota DPRD Gumas H Gumer

Sebelumnya, Anggota DPRD Gumas H Gumer membeberkan panjang lebar soal pelantikan pajabat yang dilakukan Jaya S Monong, termasuk pejabat yang di non job serta beberapa jabatan eselon II dan III yang kosong.

Gumer menilai pelantikan pertama dan kedua terhadap pejabat eselon II,III dan IV yang dilakukan Jaya S Monong tidak sah.

“Sekretaris Daerah itu kan sebagai Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). Bagaimana pelantikan pejabat itu dikatakan sah sementara Sekda tidak dilantik,” tegas Gumer.(Nov/aw)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close