Jadi CPNS, Wajib Mengabdi 20 Tahun di Barito Timur

Peserta Tes SKD CPNS Barito Timur

Tamiang Layang, Media Dayak

Peserta Tes Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS Kabupaten Barito Timur (Bartim) yang lolos hingga tahapan akhir wajib mengabdikan diri sebagai PNS di Kabupaten Barito Timur selama 20 tahun.

Penegasan ini disampaikan Bupati Barito Timur, Ampera Y Mebas untuk mengingatkan peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS yang memasuki sesi ke-20 atau hari keempat, Rabu (19/02/2020).

“Wajib mengabdi 20 tahun karena jika pindah akan dikenakan denda Rp200 juta,” kata Ampera di Tamiang Layang.

Bupati mengingatkan, komitmen dan kesanggupan tersebut telah ditandatangani masing-masing peserta CPNS Bartim tahun 2019 saat pendaftaran dan melengkapi berkas administrasi.

“Jadi CPNS yang sudah lolos dan menjadi PNS tidak diperkenankan mengajukan pindah tugas ke luar Kabupaten Barito Timur,”tambah Bupati.

Sementara itu, Plt Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Barito Timur, Jhon Wahyudi memaparkan, total peserta tes SKD CPNS Barito Timur berjumlah 3.107 orang.

Dalam mengikuti tes SKD CPNS, Peserta diwajibkan hadir hadir di lokasi tes 90 menit sebelum jadwal tesnya dimulai. Peserta yang datang terlambat hingga tes dimulai, otomatis dinyatakan mengundurkan diri atau gugur dari kepesertaannya.

“Tes SKD CPNS Barito Timur akan berlangsung hingga tanggal 22 Februari, nanti peserta yang mencapai passing grade akan mengikuti tahapan selanjutnya yaitu tes Seleksi Kompetensi Bidang atau SKB,” pungkas Jhon Wahyudi. (Rhf)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close