Ini 8 Faktor Utama Penyebab Perceraian di Bartim

Ketua Pengadilan Agama Tamiang Layang Ahmad Padli (tengah)

Tamiang Layang, Media Dayak

Ketua Pengadilan Agama Tamiang Layang, Ahmad Padli menyatakan, ada 8 faktor utama penyebab perceraian yang terdaftar di Pengadilan Agama Tamiang Layang sepanjang tahun 2019.

“Faktor-faktor itu adalah mabuk, meninggalkan salah satu pihak, dihukum penjara, poligami, KDRT (kekerasan dalam rumah tangga), perselisihan dan pertengkaran terus menerus, murtad dan ekonomi,” kata Ahmad di kantornya, Selasa (14/01/2020).

Dari 113 perkara perceraian melalui Pengadilan Agama Tamiang Layang sepanjang tahun 2019, sambung Ahmad, faktor perselisihan dan pertengkaran terus menerus menjadi penyebab utama dengan angka perceraian sebanyak 60 perkara atau 53,09 persen.

Urutan kedua dan ketiga disusul faktor meninggalkan salah satu pihak serta faktor ekonomi dengan jumlah perkara 18 dan 6 perkara.

Penggugat cerai didominasi oleh pihak yang berprofesi sebagai karyawan atau buruh dengan jumlah penggugat 57 orang. Sedangkan tergugat didominasi oleh pihak yang tidak bekerja dengan jumlah tergugat 65 orang.

Terkait perselihahan dan pertengkaran secara terus menerus yang menjadi faktor utama penyebab perceraian, Ahmad menjelaskan bahwa kemudahan akses media sosial menjadi salah satu pemicunya.

“Kadang masalah-masalah yang terjadi dalam rumah tangga diekspos di media sosial oleh suami atau istri sehingga menjadi konsumsi publik,” imbuh Ahmad.

Karena itu, Ahmad mengimbau agar pasangan suami istri lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

“Banyak perkara yang menjadikan screenshot media sosal sebagai alat bukti di pengadilan, dan banyak kecemburuan atau bahkan perselingkuhan yang diawali dari media sosial,” paparnya.(Rhf/aw)