Hadiri HPN di Bajarmasin ,PWI Bawa Persoalan Pers Kalteng

Ketua PWI Kalteng M Haris Sadikin

Palangka Raya, Media Dayak

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang dipusatkan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dibarengi dengan berbagai kegiatan. Salah satunya agenda Dewan Pers yang membahas berbagai persoalan pers di Indonesia, termasuk Kalteng. Itu akan dibahas bersama dalam dialog Dewan Pers bersama Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) seluruh Indonesia.

Ketua PWI Kalteng M Haris Sadikin menjelaskan, ada beberapa fokus persoalan yang dibahas bersama Dewan Pers. Salah satunya kemerdekaan pers di Indonesia, termasuk Kalimantan Tengah. Kegiatan dibagi menjadi tiga agenda. Ada yang secara khusus mengamati kasus, etik, dan kemerdekaan pers.

“Kami akan hadiri kegiatan itu, dan memberikan laporan kasus pers di Kalteng. Itu termasuk kasus yang baru terjadi. Persoalan pers di Kalteng akan kita masukkan dalam pembahasan,” tegas Haris, Kamis (6/2).

Dijelaskan Haris, HPN menjadi moment untuk merefleksi kemerdekaan pers di seluruh Indonesia. Karena itu, setiap kasus yang terjadi selalu menjadi pokok pembahasan. Bahkan dalam konvensi media, biasanya akan merefleksi kasus intervensi dan intimidasi pers. Nantinya seluruh peserta bisa menyampaikan kasusnya masing-masing, untuk dibahas.

Dalam peringatan HPN, jelas Haris, akan digelar pula berbagai kegiatan seminar yang berkaitan dengan pembangunan daerah. Salah satunya rencana penyiapan ibu kota. Nanti didiskusikan bagiamana peran pers dalam pembangunan ibu kota baru. Bahkan kota di Kalimantan akan menjadi pintu gerbang ibu kota baru.

“Pembangunan ibu kota tentu tidak lepas dari peran pers. Perjuangan kemerdekaan pers, harus sampai pada penyiapan ibu kota baru. Kita ingin pers di Kalteng merdeka, menyambut ibu kota baru,” tegas Haris.

Selain itu, ungkap Haris, Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) akan menggelar rapat konsulidasi. Hal itu untuk membahas kemerdekaan pers di daerah. DKP nantinya membahas masalah yang mengancam kemerdekaan pers, termasuk di Kalteng. Tidak menutup kemungkinan akan mengeluarkan rekomendasi, terhadap kasus pers.

Terpisah, Ketua Panitia HPN Daerah Kalsel Zainal Hilmie mengatakan, sebagai tuan rumah pihaknya siap melaksanakan. Sejak hari Kamis, peserta HPN dari berbagai daerah di Indonesia sudah mulai berdatangan. Berdasarkan roundown panitia, rangkaian kegiatan HPN yang dipusatkan di Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar dilaksanakan sejak 23 Januari 2020.

“Lounching HPN dan acara Malam Penganugerahan Adinegoro telah digelar 24 Januari 2020. Agenda acara yang berlangsung Jumat (7/2), antara lain, Diskusi Anugerah Adinegoro, Gala Dinner dengan calon tuan rumah HPN 2021 Sulawesi Tenggara,” tegas Helmi.

Kemudian, konsolidasi IKWI, Rakernas SIWO, Dialog Kebudayaan, dan pameran pers yang digelar selama tiga hari ke depan. Sedangkan agenda Sabtu (8/2), Seminar Solusi Penanganan Stunting bersama Menteri Kesehatan dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Konvensi nasional media massa dihadiri Menkum dan HAM, Menkominfo, Chairul Tanjung, Hary Tanoe Soedibyo, Dewan Pers, Welcome Dinner dengan Gubernur Kalsel, dan Silaturahmi Nasional Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Sesuai jadwal, puncak peringatan Sabtu (8/2), dihadiri Presiden Joko Widodo didampingi sejumlah menteri Kabinet Kerja.

“Berdasarkan kordinasi terakhir, kedatangan presiden dari Kalbar ada dua opsi, pertama Jumat (7/2) sore dan Sabtu (8/2). Kami berharap presiden dapat bermalam di Banjarmasin,” ungkap Hilmie.(Lsn)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close