Gubernur Sugianto Cek Secara Langsung Kesiapan dan Kesiagaan Bandara Tjilik Riwut Dalam Menghadapi Covid-19

MENINJAU – Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran didampingi tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kalteng, saat meninjau langsung kesiapan dan kesiagaan Bandara Tjilik Riwut dalam mencegah penyebaran covid-19 di daerah ini, Kamis (26/3) (Humas Prov).

Palangka Raya, Media Dayak

Dalam upaya penanganan Virus Corona (Covid-19) di Bumi Tambun Bungai, orang nomor satu di Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Berkah, Gubernur H. Sugianto Sabran meninjau langsung Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya.

Gubernur  mengatakan, ia selaku Gubernur Kalteng ingin mengecek kesiapan, kesiagaan dalam mencegah penyebaran Covid-19 Bandara-Bandara yang ada di daerah ini.

“Ya termasuk hari ini di Tjilik Riwut, terus nanti juga Bandara H. Asan Sampit, terus Bandara Iskandar Pangkalan Bun,” jelas Gubernur, kepada awak media, Kamis (26/3).

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur juga mengecek beberapa fasilitas Bandara untuk mengurangi penyebaran Covid-19,seperti Ruang Observasi untuk pengecekan kesehatan penumpang.

“Di Bandara harus ada disinfektan, biliknya, untuk dipasang di keberangkatan dan kedatangan penumpang supaya kita steril semuanya,” papar anggota DPR RI Tahun 2014 ini.

Selain itu, Gubernur meninjau lokasi tracking penumpang. Untuk di ketahui saat ini penumpang pesawat di seluruh Indonesia diwajibkan untuk mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan (Healt Alert Card) dari Kementerian Kesehatan. 

Gubernur menyebut, nantinya kartu tersebut akan diisi di pesawat-pesawat, sehingga tidak mengganggu kecepatan pengecekan di Bandara.

Gubernur juga menambahkan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Ketua MUI Kalteng dan Ketua NU Kalteng mengenai Shalat Jum’at yang dapat diganti dengan Shalat Dzuhur di rumah, terutama untuk daerah yang masuk Zona Merah.

“Untuk 28 hari ke depan atau memasuki Bulan Ramadhan, kebijakan serupa atau fatwa akan ditinjau dan dikomunikasikan kembali dengan MUI Kalteng,”katanya.

Lebih lanjut dikatakan, Gubenur, telah berkomunikasi dengan Walikota Palangka Raya, Sekda Kota Palangka Raya, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya untuk pemasangan bilik disinfektan di beberapa titik di Kota Palangka Raya, termasuk di mall atau pusat-pusat perbelanjaan, yang akan dibantu Pemerintah Provinsi Kalteng.

“Jadi ekonomi tetap berjalan, jarak tetap kita jaga. Mudah-mudahan tidak ada dampak sosial yang berlebihan, perekonomian di Kalteng masih tumbuh dengan baik. Ini harus kita jaga,” pungkasnya. (YM)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close