Gubernur Kalteng Minta Birokrat Tidak Persulit Investor

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran. (Media Dayak/Yanting)

Palangka Raya, Media Dayak

Gubernur provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran kembali meminta dan menegaskan kepada birokrat di daerah setempat untuk tidak mempersulit masalah perijinan yang dilakukan oleh investor di daerah ini.

“Sesuai dengan pesan Bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo beberapa waktu lalu di Jakarta, agar mempercepat investasi di setiap daerah,” terang Gubernur Sugianto.

Gubernur melanjutkan, jangan ada pungli-pungli di sektor apapun, dan korupsi harus segera diberantas habis agar daerah Kalteng tidak dirugikan.

Selain itu, Gubernur juga menyebut pesan Bapak Presiden untuk tidak jangan banyak-banyak membuat Perda, jangan membuat banyak-banyak Pergub (peraturan gubernur), Perbup (peraturan bupati), Perwali (peraturan walikota).

“Negara ini sudah kebanyakan peraturan dan negara kita bukan negara peraturan. Semua diatur malah kita terjerat sendiri, hati-hati, stop itu sudah,” ujar Gubernur menirukan pesan Presiden Joko Widodo.

Gubernur menyebut, pihaknya selaras dengan apa yang di tekankan dan diharapan Presiden untuk Indonesia, tak terkecuali di daerah ini.

“Ya harapannya jangan sampai peraturan yang dibuat itu menghambat kepentingan investasi di Kalteng yang nantinya merugikan daerah kita sendiri,” ucap Gubernur kepada pers usai menyerahkan DIPA Kalteng, di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalteng, Senin (18/11).

Gubernur mencontohkan, dulu mengurus galian C yang saja sangat rumit, harus ada ijin lurah, camat dan rentetan perijinan yang panjang alurnya.

“Nanti saya harapkan bagaimana dipotong birokrasi yang seperti itu, sehingga lebih mudah, dan lebih cepat,” pungkasnya.(YM)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close