Gubernur Kalteng Kembali Temui Presiden

Palangka Raya, Media Dayak

    Rencana Kepala Negara, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memindahkan Ibukota terus digelorakan. Demi menjalin koordinasi, Presiden mengajak Gubernur tiga calon provinsi terkuat bertemu salah satunya Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran.

Pertemuan tersebut, menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Fahrizal Fitri, berlangsung Selasa (14/5) minggu lalu.

Pertemuan tersebut untuk menjalin koordinasi lanjutan terkait pemindahan ibukota pengganti DKI Jakarta ke daerah yang dianggap srategis sebagai tempat dibangunnya infarastruktur yang baru.

“Benar ada pertemuan pak Gubernur dengan Presiden. Kita doakan saja supaya Kalteng menjadi pilihan utama pemindahan ibukota,” urai Fahrizal, Jumat (17/5) malam.

Jika memang nantinya ini terwujud, salah satu anugerah terbesar untuk Kalteng. Karena dapat meningkatkan pembangunan yang sangat luar biasa di Bumi Tambun Bungai.

“Kalau memang terwujud, anugerah terbesar baik itu untuk Gubernur Kalteng khususnya masyarakat Kalteng. Dimana dapat meningkatkan perekonomian yang ada di Kalteng,” ujarnya, kepada media usai menghadiri acara buka puasa di PUPR Kalteng.

Persiapan pemerintah provinsi juga kita sudah mengusulkan beberapa kegiatan. Yakni mendukung infrastruktur yang ada di Kalteng, termasuk anggaran pun akan diusulkan.

“Semua sektor akan diusulkan seperti pertanian, perikanan dan lainnya bahkan pelabuhan hingga infrastruktur pun akan menjadi pembahasan,” jelasnya.

Terkait kapan penetapan pemindahan Ibukota pemerintahan, Fahrizal menyebutkan kemungkinan besar 2019 sudah diputuskan. Pasalnya, ini merupakan keputusan strategis yang mana masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024.

“Saya pikir 2019 putus, karena menyangkut anggaran perencanaan di Kementerian dan lembaga. Jika tidak, untuk anggaran harus menyesuaikan, namun tetap terdokumentasi dalam perencanaan,” pungkasnya.(YM)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close