Gubernur Cek Langsung Angkutan Non-KH

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran menghentikan truk ber-plat non-KH di Sampit dan langsung memberikan pengertian kepada sopir agar menyampaikan ke pimpinan untuk menggunakan plat kendaraan KH sesuai aturan pemerintah, Senin (23/03/2020). (Media Dayak/Humas Prov)

Palangka Raya, Media Dayak

Gubernur provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran di tengah perjalanannya menuju Palangka Raya, tiba-tiba berhenti sejenak untuk menghentikan angkutan non KH yang memuat Crude Palm Oil (CPO) sedang melintas di Jalan Jendral Sudirman, depan Hypermart Sampit.

Ia menghentikan salah satu angkutan yang dicurigai melebihi tonase dan langsung melakukan cek mulai dari muatan, plat hingga surat kendaraan serta supir truk muatan. Alhasil, setelah dicek diketahui muatan melebihi tonase (kapasitas, red) dan tidak menggunakan plat KH.

“Truk ini mengangkut muatan melebihi kapasitas dan menggunakan plat non-KH. Mestinya semua perusahaan yang beroperasi di Kalteng harus menggunakan kendaraan ber-plat KH,” ujar Gubernur Sugianto. 

Diketahui muatan truk tersebut memuat CPO seberat 16 ton dan informasinya perusahaan tidak jauh dari tempat kejadian tersebut.

Untuk itu, Gubernur meminta agar Polres Sampit menahan truk tersebut dan pimpinan perusahaan menghadap Gubernur di Palangka Raya.

“Untuk sementara truk ini ditahan di Polres Sampit dan pimpinan perusahaan menemui saya di Kantor Gubernur Kalteng, Kota Palangka Raya,” tegasnya. (YM).

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close