Gubernur: Cegah Penyebaran Covid-19, ASN Boleh Bekerja di Rumah

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran saat memberikan himbauan di kegiatan upacara gabungan untuk menyampaikan ASN diperbolehkan kerja dari rumah, di halaman Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (18/3) (Media Dayak/Humas Prov)

Palangka Raya, Media Dayak

Menyusul ditetapkannya status siaga darurat bencana melalui surat Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Nomor: 188.44/81/2020, tanggal 17 Maret 2020 tentang Status Siaga Darurat Bencana Pandemi Covid-19 di Wilayah Provinsi Kalteng selama 90 hari kedepan.

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran mengatakan kebijakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintah provinsi Kalteng diperbolehkan untuk melakukan pekerjaan di rumah masing-masing. 

“Kebijakan tersebut berlaku mulai tanggal 19 Maret 2020, tetapi bukan semua ASN boleh bekerja dari rumah, karena tidak semuanya bisa bekerja dari rumah,” beber Gubernur Sugianto Sabran saat upacara gabungan di lingkup pemerintah provinsi Kalteng, di halaman Kantor Gubernur Kalteng, pada Rabu (18/3) sore.

“Kebijakan itu tidak berlaku untuk pejabat pimpinan tinggi, pejabat administrator dan pejabat pengawas tetap melaksanakan tugas seperti biasa di kantor masing-masing,” kata Sugianto sembari di sambut tepuk tangan riuh peserta upacara sore tersebut.

Sedangkan, lanjut Gubernur, yang bekerja di rumah adalah semua staf pelaksana. “Namun ada tetapinya, yakni diatur atau di jadwalkan secara bergiliran stafnya sesuai kebutuhan oleh kepala perangkat daerah (PD) masing-masing, karena kita ada yang namanya pelayanan publik yang harus tetap berjalan,” tegasnya.

Gubernur menyebutkan, kebijakan ASN boleh kerja dirumah ini ialah untuk mengurangi jumlah pekerja dalam upaya untuk pencegahan penyebaran covid-19 di daerah ini.

Gubernur mengatakan kebijakan ini berlaku selama empat belas hari kedepan, atau bisa di perpanjang sesuai dengan situasi dan kondisi yang terjadi. Selain itu Gubernur menegaskan ASN tidak diperbolehkan untuk keluar daerah. 

“Saya ingatkan ASN tidak diijinkan untuk keluar daerah dari baik di dalam Kalteng ataupun keluar dari wilayah Kalteng, apalagi ke wilayah terpapar covid-19,” tegas Gubernur.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalteng Katma F Dirun mengatakan, pihaknya melakukan penyesuaian sistem kerja ASN. Salah satu sistemnya bahwa terhitung mulai hari ini (Kamis,red) semua ASN diperbolehkan bekerja di rumah masing-masing.

Sedangkan, lanjut Katma, ASN yang berhubungan dengan pelayanan kepada masyarakat luas kebijakan ini dikembalikan dan disesuaikan oleh kepala perangkat daerah (PD) masing-masing. Misal saja, pelayanan dasar kemasyrakat di RS, puskesmas ataupuan PD yang membidangi pelayanan perizinan atau yang lainnya.

“Agar hal-hal demikian diatur oleh PD masing-masing agar pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat dengan memastikan pencegahan penyebaran covid-19 selalu diperhatikan,” katanya.(Ytm/Lsn)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close