Fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum Tentang Raperda Penanggulangan Prostitusi dan Perbuatan Asusila

H.Purman Jaya

Muara Teweh, Media Dayak

       Lima fraksi DPRD Kabupaten Barito Utara (Barut) menyampaikan pemandangan umum terhadap rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang penanggulangan prostitusi dan perbuatan asusila pada rapat paripurna II masa sidang I tahun 2019 di gedung DPRD, Senin (1/4) kemarin.

Lima fraksi DPRD itu adalah Fraksi Gerakan Keadilan Karya Bangsa (F-GKKB), Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP), Fraksi PDI Perjuangan (F-PDIP), Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) dan Fraksi Partai Demokrat (F-PD).

Fraksi GKKB dengan juru bicaranya H Purman Jaya mengatakan, pertimbangan pemerintah melarang prostitusi adalah untuk mempertahankan nilai luhur masyarakat agar tidak bertentangan dengan norma agama dan kesusilaan.

Namun katanya dinas terkait terlebih dahulu berupaya melakukan pembinaan serta mengakomodir para pelaku prostitusi dan tindakan asusila, khususnya yang berdomisili dan melakukan praktek di lingkungan masyarakat di daerah ini untuk mewujudkan lingkungan sosial yang sehat dan terhindar dari kegiatan prostitusi dan perbuatan asusila.

“Kami dari fraksi GKKB menyambut baik usulan raperda tentang penanggulangan prostitusi dan perbuatan asusila dan menyetujui raperda ini untuk dibahas bersama eksekutif,” kata juru bicara F-GKKB, H Purman Jaya.

Hal senada disampaikan H Abri juru bicara Fraksi PPP, Sunario juru bicara Fraksi PDI Perjuangan, Hasrat juru bicara Fraksi PAN dan Karta Raya juru bicara Fraksi PD yang menyatakan siap membahas rancangan peraturan daerah penanggulangan prostitusi dan perbuatan asusila pada rapat pembahasan gabungan bersama tim eksekutif.(lna)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close