FKUB Kalteng Diminta Kembangkan Komunikasi Terbuka

Wagub Kalteng Habib Ismail bin Yahya saat mewakili Gubernur membuka kegiatan Rakorda Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) tingkat Kalteng yang dilaksanakan di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Selasa (5/11). (Media Dayak/Ist)

Palangka Raya, Media Dayak

       Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran melalui Wakilnya, Habib Ismail bin Yahya menyambut baik Rapat Koordinasi (Rakorda) Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) tingkat Kalteng yang dilaksanakan di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Selasa (5/11).

Diungkapkan Habib, hal ini sebagai bagian dari upaya strategis FKUB di Kalteng dalam rangka meningkatkan kualitas dan harmonisasi kerukunan umat agama. Harapannya, FKUB di Kalteng mampu mengembangkan komunikasi secara terbuka.

“Sekaligus mampu mencari solusi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan baik yang terjadi saat ini maupun permasalahan yang akan dihadapi,” ungkapnya saat menghadiri Rakorda FKUB di Mura.

Dijelaskannya, selama ini peran utama dan strategis FKUB khususnya di Kalteng antara lain sebagai rujukan tentang kerukunan dan netralitas dalam penanganan persoalan masyarakat.

“Harapan saya melalui Rakorda FKUB se-Kalteng ini mampu menghasilkan komitmen ataupun kesepakatan guna meningkatkan dan memantapkan peran serta kualitas keberadaan FKUB,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan FKUB mampu menjadi salah satu elemen kekuatan dalam menyukseskan pembangunan menuju Kalteng Berkah. Selanjutnya, pihaknya menapresiasi semua elemen masyarakat yang mampu menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan.

“Dalam mendukung peran dan fungsi FKUB,melalui kegiatan ini diharapkan kabupaten/kota dapat mengoptimalkan implementasi regulasi yaitu dengan  meningkatkan dukungan anggaran secara signifikan kepada FKUB,” tuturnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengharapkan, FKUB mampu mengembangkan komunikasi secara terbuka sekaligus mampu mencari solusi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan baik yang terjadi saat ini maupun permasalahan yang akan dihadapi terutama dalam menyikapi dan menjelang Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020 yang akan datang.(YM)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close