Empat Anggota DPD-RI Siap Perjuangkan Apirasi Kalteng Di Kancah Nasional

Foto bersama, anggota DPD-RI terpilih dari Dapil Kalteng, Agustin Teras Narang, Hj. Yustina Ismiati, Muhammad Rakhman dan Habib Said Abdurrahman, usai dilantik secara resmi menjadi anggota DPD-RI Periode 2019-2024 kemarin.(Media Dayak/Novan)

Palangka Raya, Media Dayak

Empat anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Tengah Kalteng, yaitu Agustin Teras Narang, Muhammad Rakhman, Habib Said Abdurrahman dan Yustina Ismiati telah resmi dilantik sebagai anggoa DPD-RI periode 2019-2024, selasa (1/10).

Agustin Teras Narang usai pelantikan di Jakarta menyatakan bahwa dirinya bersama tiga anggota DPD RI lainnya, telah berkomitmen akan seiring sejalan serta selalu bersama-sama melaksanakan tugas dan amanah yang diberikan rakyat Kalteng. Sekalipun ruang lingkup tupoksi DPD RI se-Indonesia “dianggap” terbatas, pihaknya tetap lebih menitikberatkan bagaimana agar kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di provinsi berjuluk Bumi Tambun Bungai-Bumi Pancasila itu terakomodir di tingkat nasional.

“Adapun tugas, pokok dan fungsi (tufoksi) DPD RI, yakni mengusulkan dan membahas serta memberikan pertimbangan yang berkaitan dengan undang-undang yang berkaitan dengan daerah, serta mengawasi sejauh mana aturan itu dilaksanakan,”Ucap Teras , saat dikonfirmasi media ini melalui seluler.

Mantan Gubernur Kalteng periode 2005-2010 dan 2010-2015 ini juga mengatakan, apabila dalam perjalanan sebagai anggota DPD RI periode 2019-2024 ada mengusulkan ataupun memberikan pertimbangan terhadap suatu aturan, maka langkah awal yang dilakukan adalah melihat kondisi serta berupaya keras menginventarisasi berbagai kebutuhan Kalteng.

“Langkah tersebut perlu dilakukan agar aturan yang diusulkan dan diberikan pertimbangan, benar-benar menjawab kebutuhan serta kepentingan Kalteng. Jadi, mimpi dan harapan kita bersama terhadap kemajuan pembangunan dan kesejahteraan rakyat Kalteng bisa terwujud, bahkan saya menyadari untuk menginventarisasi berbagai kebutuhan Kalteng bukan perkara mudah. Namun, kami meyakini, dengan kebersamaan dan bantuan dari seluruh lapisan masyarakat yang di Provinsi Kalteng, semua itu bisa direalisasikan,”Ujar Pria yang pernah menjadi Ketua Komisi II DPR RI periode 1999-2004 dan Ketua Komisi III DPR RI 2004-2005 ini.

Selain itu, sambungnya, DPD-RI diusung dan dipilih langsung oleh masyarakat. Oleh karena itu, berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat, khususnya di Kalteng, akan langsung diinventarisasi serta disampaikan kepada pihak-pihak terkait agar diperhatikan bahkan diselesaikan.

“Saya mengajak sekaligus berharap, masyarakat Kalteng juga berkenan pro aktif menyampaikan kondisi di lingkungan sekitarnya dan memberikan masukan ataupun saran. Tentunya, masukan dan saran itu bertujuan untuk kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya Kalteng. Bahkan saat ini, kami telah memulai langkah untuk pemetaan isu krusial menyangkut kepentingan daerah ini. Salah satunya melalui seminar nasional yang digelar PKOD UKI sehari sebelum dirinya dilantik menjadi anggota DPD RI,” Ketua Pusat Kajian Otonomi Daerah Universitas Kristen Indonesia  (PKOD UKI) Jakarta ini.

Dikatakan Teras, hal yang akan diperhatikan serta dikawal olehnya termasuk adalah mengenai desentralisasi fiskal atau pendelegasian kewenangan lebih bagi pemimpin daerah untuk mengelola keuangan dari pusat. Desentralisasi fiskal diyakini bakal memberikan daerah keuntungan dalam eksekusi berbagai program yang mendorong pembangunan hingga pelayanan publik.

“Desentralisasi fiskal ini mesti mendapatkan supervisi yang baik agar terhindar dari penyalahgunaan. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pemangku kepentingan di Bumi Tambun Bungai, untuk menjalankan prinsip gotongroyong serta bersinergi bersama DPD RI demi kemajuan daerah.“Pungkasnya.(Nvd)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close