DPRD Kalteng Dorong Peningkatan PAD

Foto : Y. Freddy Ering

Palangka Raya, Media Dayak

Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), terus berupaya mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Pasalnya, saat ini masih banyak potensi PAD yang perlu digali untuk menopang PAD dalam struktur anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Ketua Komisi I DPRD Kalteng Y. Freddy Ering mengatakan, saat ini porsi PAD terhadap total APBD Kalteng masih berada pada kisaran 34 persen. Oleh sebab itu, pihaknya terus mendorong pemerintah untuk meningkatkan PAD dalam rangka menuju kemandirian anggaran daerah.

“Posisi kita sementara ini, 34 persen proporsi PAD dari total APBD. Ya memang sudah cukup bagus, tapi akan lebih bagus lagi apabila PAD ini masih bisa digenjot lagi,” Ucap Freddy, saat dibincangi Dayak Pos, di gedung dewan, jalan S.Parman, Rabu (6/11).

Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) V, meliputi Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau (Pulpis) ini juga mengatakan, proporsi PAD dari total APBD Kalteng mendatang paling tidak berada pada angka 40 persen.

“Paling tidak kita tingkatkan sampai 40 persen lah dari total APBD. Jadi sekitar diatas Rp2 triliun, posisi sekarang sekitar Rp1,7 triliun dari APBD diatas Rp5,” Harap Legislator dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini.

Peningkatan PAD tersebut, sambung Freddy, harus diikuti dengan berbagai upaya, diantaranya dengan meningkatkan intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber pendapatan daerah. Baik itu pajak, retribusi, retribusi, dana transfer dana bagi hasil, lain-lain pendapatan asli daerah yang sah, dari kekayaan yang dipisahkan dari Bank.

“Ini semua sumber potensi yang mungkin bisa digenjot. Kemudian kantor Samsat lebih maksimal mengejar target pajak yang telah ditetapkan,” pungkas Anggota DPRD Kalteng empat periode ini. (Nvd)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close