Dishub Barut Gandeng Gapasdap Bantu Perizinan Kapal

H Ferry Kusmiadi

Muara Teweh, Media Dayak

      Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Utara (Dishub Barut) melakukan upaya untuk mempermudah para pengusaha angkutan sungai di daerahnya memperoleh perizinan. Pasalnya dengan keluarnya peraturan dari Mentri Perhubungan yang baru, Dinas Perhubungan Kabupaten tidak lagi ada kewenangan mengeluarkan izin untuk kapal-kapal jenis JT 7 ke bawah.

Kadishub Barito Utara, H Ferry Kusmiadi didampingi seorang pegawainya di bidang Lalulintas Angkutan Sungai, Rizal mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan sosialisasi dengan menyebarkan selebaran terkait persyaratan dan prosedur dari Kantor Unit Penyelenggara pelabuhan kelas II untuk perpanjangan ataupun pembuatan izin untuk angkutan sungai.

“Kita dalam hal ini bekerjasama dengan Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (Gapasdap), untuk mempermudah mengkoordinir para pemilik kapal angkutan sungai di daerah ini, dalam mengurus perizinannya,” katanya, Kamis.

Target pihaknya, pada tahap awal ada sebanyak 50 kapal atau paling sedikit 20 kapal yang akan difasilitasi pengurusan izinnya. “Semua jenis kapal dari JT 7 ke bawah wajib berizin. Dan untuk tahap awal yang kita diutamakan terlebih dahulu adalah untuk speedboat, kapal angkutan barang dan kapal angkutan penumpang,” ucapnya.

Jika target tersebut tercapai, maka pihaknya akan meminta Syahbandara Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan kelas II untuk datang ke daerah ini untuk memproses perizinannya.

Sementara untuk persyaratan perpanjangan dan pembuatan izin, diantaranya seperti surat-surat izin yang telah habis masa berlakunya surat keterangan pembuatan kapal di desa, KTP Pemilik, dan nota pembelian atau surat keterangan dari lurah, bahwa kapal adalah hak milik.

“Untuk persyaratan perpanjangan izin atau pembuatan izin baru dapat dikumpul di UPT Dinas Perhubungan yang ada di Dermaga. Minggu depan akan dikumpulkan siapa-siapa pemilik angkutan sungai yang akan memperpanjang atau membuat perizinan, lalu kita akan menghubungi Syahbandar terkait kapan kesiapan mereka akan datang ke daerah ini melakukan pengukuran, proses surat-surat kapal dan lainnya,” ujarnya.(lna/Lsn)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close