Dinkes Diminta Lakukan Fogging di Katingan Tengah

Bupati katingan Sakariyas SE ketika membuka Musrenbang tingkat Kecamatan Katingan Tengah, di aula Antang Dahiyang kecamatan Katingan Tengah, Selasa (11/02/2020).(Media Dayak/Ist)           

Kasongan, Media Dayak

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Katingan diminta untuk melakukan pengasapan (fogging) di wilayah kecamatan Katingan Tengah. Permintaan ini disampaikan Bupati Katingan Sakariyas saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan Katingan Tengah, Selasa (11/02/2020), di aula Antang Dahiyang kecamatan Katingan Tengah.

Permintaan tersebut karena sudah ada 2 (dua) orang masyarakat Katingan Tengah yang positif terinfeksi penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD). Sakariyas menyatakan, yang melakukan fogging tidak harus petugas dari Dinkes, tapi cukup petugas-petugas dari Puskesmas. “Harus segera dilakukan. Karena, jika ditunda-tunda khawatirkan akan ada lagi masyarakat lainnya yang terjangkit,“ kata Bupati.

Sakariyas menilai, penyebab DBD di wilayah kecamatan Katingan Tengah adalah kurangnya kebersihan lingkungan di sekitar wilayah tersebut, seperti banyaknya bekas botol dan gelas minuman yang digenangi air sebagai tempat bersarangnya ribuan nyamuk jenis aides agepty. “Juga ada kemungkinan belum sadarnya masyarakat setempat tentang kebersihan lingkungan,” sebutnya.

Sebelumnya, Muhammad Efendi, anggota DPRD Kabupaten Katingan juga pernah meminta kepada Dinkes untuk melakukan fogging di kecamatan Katingan Tengah. Alasannya, ditemukan 4 (empat) orang warga Tumbang Samba kecamatan Katingan Tengah yang positif terserang penyakit DBD. “Jika tidak segera dilakukan fogging, khawatirnya korban penyakit DBD di Katingan Tengah akan terus bertambah,” ujar Fendi.

Kendati sudah meminta untuk dilakukan fogging, namun Fendi mengungkapkan, pihak Dinkes Katingan tak pernah melakukannya. Alasan dari Kepala Dinkes tidak masuk kriteria untuk dilakukan fogging. “Padahal sudah jelas ditemukan sebanyak 4 orang masyarakat Tumbang Samba yang terserang penyakit DBD,” sebut politisi Partai Demokrat ini. (Kas/aw) 

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close