Dinas Peternakan Barito Timur Buka Pos Lintas Ternak Patangkep

Pos Lintas Ternak Patangkep Tutui

Tamiang Layang, Media Dayak

Dinas Peternakan Kabupaten Barito Timur (Bartim) mulai membuka Pos Lintas Ternak di Desa Bentot Kecamatan Patangkep Tutui.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Barito Timur, Riza Rahmadi menjelaskan, Pos Lintas Ternak tersebut untuk sementara menggunakan Kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Patangkep Tutui, sambil menunggu pembangunan Pos Lintas Ternak dari Kementerian Pertanian.

“Tahun ini Kementerian Pertanian menganggar pembangunan 100 Pos Lintas Ternak untuk seluruh Indonesia, kita akan perjuangkan supaya kita dapat,” kata Riza, Senin (10/02/2020).

Lanjutnya, prioritas utama pembukaan Pos Lintas Ternak di Desa Bentot tersebut untuk mencegah penularan penyakit melalui unggas yang diangkut melintasi Kabupaten Barito Timur.

“Jalan nasional Bentot – Patung menjadi jalur pelintasan baru untuk angkutan ternak, terutama unggas dari Kalimantan Selatan menuju kota Muara Teweh, Buntok dan kota lain di Kalimantan Tengah,” imbuh Riza.

Sementara itu, Dokter Hewan yang bertugas di Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Barito Timur, Rizaldi mengatakan bahwa setiap unggas yang melewati Pos Lintas Ternak akan disemprot disinfektan untuk mencegah terjadinya infeksi atau penularan bakteri dan virus dari unggas kepada manusia maupun ternak yang lain.

Selain menyemprotkan disinfektan, angkutan ternak yang melintasi Pos akan dikenakan retribusi berdasarkan Perda Kabupaten Barito Timur Nomor 6 Tahun 2011. Untuk mobil pick up dikenakan tarif Rp20 ribu dan truk Rp50 ribu.

Menurut Rizaldi, sepanjang tahun 2019, sekitar 600 ribu ekor unggas melintasi Pos Lintas Ternak yang berada di Kelurahan Taniran Kecamatan Benua Lima, sehingga diharapkan dengan bertambahnya Pos Lintas Ternak di Desa Bentot Kecamatan Patangkep Tutui, dapat meningkatkan pendapatan daerah dari retribusi Pos Lintas Ternak. (Rhf/aw)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close