Di Pedalaman,Agung Beri Arahan Untuk Siswa dan Mendengar Cita-Cita Mereka

Kadisdikpora,Agung,memberikan arahan dan motivasi ke siswa/siswi dalam kunker nya ke sekolah di pedalaman.(Media Dayak/Ist)

Kadisdikpora, Agung, memberikan arahan dan motivasi ke siswa/siswi dalam kunker nya ke sekolah di pedalaman.(Media Dayak/Ist)

Kadisdikpora, Agung, memberikan arahan dan motivasi ke siswa/siswi dalam kunker nya je sekolah di pedalaman.(Media Dayak/Ist)

Kuala Kurun,Media Dayak

Dalam kunjungan kerjanya bersama sejumlah staf Dinas Pendidikan,Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) ke sekolah di pedalaman,yakni SDN desa Rangan Hiran,SDN dan SMP Satu Atap di Tumbang Masukih, SDN dan SMP Kristen Tumbang Manyoi Kecamatan Miri Manasa.SDN dan SMP II Damang Batu di Tumbang Anoi dan SDN Tumbang Mahuroi di Kecamatan Damang Batu baru-baru ini, Kadisdikpora Gunung Mas (Gumas), Agung mengatakan selain memberikan arahan ke kepala sekolah dan guru,  ia juga memberikan arahan ke siswa/siswi.

“Saya berikan arahan ke mereka (siswa/siswi) selain menggunakan bahasa Indonesia, juga menggunakan bahasa Uut Danom. Mereka adalah anak-anak saya.Saya mencintai mereka,dan saya katakan ke mereka untuk menomorsatukan sekolah,” kata Agung, Kamis(13/2).

Dengan bersekolah,lanjut mantan Camat Miri Manasa yang fasih berbahasa Inggris itu, mereka memiliki pengetahuan, dan pengetahuan itu yang menghantarkan mereka ke gerbang masa depan yang gemilang.

“Tanpa bersekolah,tanpa menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, mustahil mereka bisa menggapai cita-cita mereka,” seru Agung.

Sambung Agung, dirinya juga mengingatkan siswa/siswi untuk gemar membaca.Karena dengan banyak membaca, pengetahuan akan  bertambah.

“Mereka saya ingatkan untuk tidak hanya belajar di sekolah, tapi juga belajar di rumah. Rajin belajar, maka prestasi akan dapat diraih,” ujarnya.

“Saya juga ingatkan mereka untuk tidak terjerumus pada pergaulan yang tidak baik,yang merugikan masa depan mereka.Seperi narkotika dan obat terlarang lainnya, minuman keras,judi,dan pergaulan bebas serta perbuatan negatif lainnya. Masa depan mereka harus baik, karena merekalah generasi penerus pembangunan daerah ini,” tukas pejabat yang dekat dengan pewarta tersebut.

Suami Yemima yang tahun 70-an pernah bersekolah di SDN  Tumbang Mahuroi mengaku bangga kala mendengarkan cita-cita dari siswa/siswi yang ditemuinya.

“Saya tanyakan ke mereka dengan menggunakan bahasa Uut Danom; Iko jadi hajo, indoi isung sakulam (kalau kamu sudah tua,pendidikanmu tinggi, kamu mau jadi apa). Mereka ada yang mau menjadi guru, dokter, tentara, polisi, pendeta, penjahit dan lainnya.
Sungguh cita-cita yang luar biasa,dan saya katakan ke mereka,cita-cita itu hanya dapat mereka raih melalui pendidikan,” tutur Agung.

Maka dengan cita-cita siswa/siswi itu,Agung katakan, dirinya  meminta kepala sekolah dan guru untuk menunjukkan kinerja yang baik,mengisi otak siswa/siswi dengan pengetahuan.

“Sebuah keniscayaan bagi guru untuk melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab,tidak setengah-setengah,” tutup Agung. (Nov/Lsn)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close