Damang Kurung Ajak Masyarakat Tanam Jagung

Yehuda I Emun,Damang Kepala Adat Kecamatan Kurun.(Foto Media Dayak/Istimewa)

Kuala Kurun, Media Dayak

Damang Kepala Adat Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Yehuda I Emun menyambut baik Perusahaan Daerah (Perusda) Gumas Perkasa yang siap menampung hasil panen jagung kering dalam bentuk pipilan dari masyarakat. Ia pun mengajak masyarakat Kecamatan Kurun dan Gumas umumnya untuk menanam jagung.

“Langkah Perusda itu sangat baik. Itu membantu petani jagung di Kecamatan Kurun dan Gunung Mas umumnya dalam menjual hasil panen mereka. Tepat sekali masyarakat menanam jagung, manfaatnya banyak, lahan untuk menanam jagung pun tersedia di Kecamatan Kurun dan wilayah lainnya Gunung Mas,” kata Udas panggilan karib Yehuda I Emun, Rabu (4/12).

Udas menghimbau Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Gumas untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang ingin menanam jagung. Melalui petugas penyuluh lapangan memberikan penyuluhan terkait cara menanam dan merawat jagung sehingga dihasilkan jagung yang memuaskan.

“Selain memberikan penyuluhan, Dinas dapat memberikan kapur dan pupuk kepada masyarakat yang menanam jagung, supaya tanaman jagungnya tumbuh dan berbuah dengan baik,” kata Udas.

Selain jagung untuk pakan ternak, Udas menyebut jagung bermanfaat untuk kesehatan, yakni mencegah anemia, menurunkan kolesterol, menaikan berat badan, mencegah diabetes dan hipertensi, menguatkan tulang, mengurangi resiko gangguan penglihatan pada mata dan manfaat lainnya bagi kesehatan.

“Tanam jagung dapat manfaat sehatnya,dapat juga hasil jualnya,” tukas Udas.

Sebelumnya, Dirut Perusda Gumas Perkasa Mochamad Ramdhan menyatakan Perusda siap menampung  hasil panen jagung kering dari petani jagung di Gumas.

 “Sekarang kami (Perusda) sudah siap menampung hasil produksi jagung kering dari masyarakat yang sudah melakukan panen di beberapa tempat di Kabupaten Gunung Mas. Kami menampung dan membelinya dalam bentuk pipilan, dengan tingkat kekeringan 14 hingga 17 persen. Teman-teman petani yang sudah panen jagung kering pipilan, silahkan menghubungi kami,kami siap membelinya, ” kata Ramdhan, Selasa (3/12).

Rencana tersebut, lanjut Ramdhan sudah dikoordinasikan dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Gumas.DPKP menyambut baik dan mendukung.

Beberapa tempat yang sudah siap panen dan siap menjualnya ke Perusda,seperti di Tewah Kurun, Tumbang Hakau dan beberapa tempat lainnya di Gumas.

“Jagung kering dalam bentuk pipilan yang kami beli adalah jagung kering pipilan dengan standar mutu sesuai permintaan pabrik yang menjadi mitra Perusda, yang membelinya dari Perusda,yakni PT Japfa Comfeed di Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Usaha Japfa Comfeed salah satunya pembuatan pakan ternak dari jagung kering. Mereka (PT Japfa Comfeed) siap membeli,berapapun hasil yang di bawa ke mereka,asalkan sesuai standar mutu yang mereka tentukan,” jelas Ramdhan.

 “(Standar mutu) ini sudah kami sosialisasikan ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, untuk disampaikan ke petugas penyuluh lapangan (PPL) dan selanjutnya disosialisasikan ke petani,sehingga hasil produksi jagung kering petani sesuai standar,yakni tingkat kekeringan  14 hingga 17 persen,kadar jamur tidak lebih dari 1 hingga 2 persen,dan bentuk pipilannya yang tidak rusak,” ulasnya.

Untuk harga beli dari petani, dia mengaku mengikuti standar harga yang sudah berlaku,dimana petani mendapat untung, petani tidak dirugikan.(Nov)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close