Bupati Nadalsyah Lantik Damang Kepala Adat dan Anggota BPD

LANTIK DAMANG DAN BPD-Bupati Barito Utara H Nadalsyah melantik Damang Kepala Adat dan anggota BPD serta PAW anggota BPD di gedung balai Antang Muara Teweh, Senin (30/9).(Media Dayak : Lana).

Muara Teweh, Media Dayak

Bupati Barito Utara (Barut) H Nadalsyah melantik Damang Kepala Adat Kecamatan Montallat dan Gunung Purei sekaligus melantik anggota BPD dan PAW anggota BPD di tiga Kecamatan, yaitu Kecamatan Teweh Baru, Teweh Timur dan Kecamatan Lahei, di gedung Balai Antang, Muara Teweh, Senin (30/9).

Dalam sambutannya usai melantik Damang Kepala Adat, Bupati Nadalsyah mengatakan bahwa damang kepala adat adalah pimpinan adat tingkat kecamatan yang berwenang menegakan hukum adat Dayak dalam suatu wilayah adat yang pengangkatannya berdasarkan hasil pemilihan oleh para Kepala Desa, Lurah dan Kepala Adat atau Mantir Adat dalam wilayah Kadamangan.

“Kadamangan adalah suatu Lembaga Adat Dayak yang memiliki wilayah adat, kesatuan masyarakat adat dan hukum adat,” kata bupati Nadalsyah dihadapan Damang kepala adat dan anggota BPD.

Menurut Nadalsyah, wilayah adat yang dimaksudkan disini adalah satuan budaya tempat adat istiadat, kebiasaan-kebiasaan dan hukum adat itu tumbuh, berkembang dan berlaku sehingga menjadi penyangga untuk memperkokoh keberadaan masyarakat adat Dayak.

Dikatakan bupati yang akrab disapa H Koyem ini, lembaga kedamangan memiliki peran penting bagi kehidupan dan keberadaan masyarakat adat Dayak.

“Sehingga perlu dilestarikan, dikembangkan dan diberdayakan dengan memberikan kedudukan, kewenangan, tugas, fungsi dan peranan yang memadai sesuai dengan perkembangan dan tuntutan daerah otonomi dalam bingkai NKRI,” kata H Koyem.

Pelantikan Damang Kepala Adat ini dihadiri Ketua DPRD Barito Utara, Hj Mery Rukaini, unsur FKPD, Asisten Sekda, Kepala Perangkat Daerah, Camat se Barito Utara dan anggota BPD, PAW anggota BPD dan undangan lainnya.(lna)

 

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close