BNNP Kalteng Amankan 3 Kg Sabu

MENUNJUKAN-Kepala BNNP Kalteng, Brigjen Marudut Hutabarat (dua dari kiri) menunjukkan barang bukti jenis sabu hasil Tim Pemburu Narkoba sat gelar pers release di gedung BNNP Kalteng, Rabu (26/2).(Foto/Media Dayak/Yanting)

Palangka Raya, Media Dayak

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyita sabu seberat 3,040 Kilogram sabu dan telah mengamankan delapan orang. Dari delapan orang tersebut, tiga orang sudah ditetapkan menjadi tersangka, sementara yang lainnya masih dalam tahap pemeriksaan pihaknya.

Serbuk putih seberat kurang lebih 3 kilogram tersebut, dibawa oleh dua orang kurir yang menggunakan kendaraan bermotor roda empat, masing-masing ditempat berbeda pada hari Jum’at (21/2).

Kepala BNNP Kalteng, Brigjen Marudut Hutabarat, saat menerangkan terkait penangkapan tersebut, berdasarkan hasil informasi masyarakat bahwa akan terjadi transaksi narkotika pada hari Jum’at tgl 21 Februari 2020 bertempat di Jalan Lintas Kalimantan Km. 5, Desa Makartijaya RT 16 RW. 01 Kecamatan Pangkalan Lada Labu Kotawaringin Barat.

“Kemudian BNNP Kalteng melakukan penangkapan terhadap tersangka pelaku tindak pidana narkotika yang bernama HS alias BL dan MD dengan barang bukti berupa narkotika jenis shabu sekitar 2,6 kg dan 3 buah Handphone,”jelasnya saat gelar press release BNNP Kalteng di Gedung BNNP Kalteng, Rabu (26/2).

Lalu berdasarkan keterangan BL dan MD kemudian sejak pukul 11.00 WIB bertempat di Hotel GT Pontianak team BNNP Kalteng berhasil menangkap UU dengan barang bukti HP dan sejumlah uang.

Setelah itu dilakukan penggeledahan terhadap rumah di Jl.WC Sampit milik UU dengan mengamankan beberapa surat penting dan kendaraan yg diduga sebagai hasil dari tindak pidana narkotika, kemudian semua tersangka di bawa ke Kantor BNNP Kalteng untuk dilakukan proses selanjutnya.

“Semua barang bukti yang disita BNNP, yaitu barang bukti narkotika 2 (dua) bungkus besar yang diduga berisi narkotika jenis shabu dengan berat kotor 2.420 gram (2,42 kilogram), serta 6 (enam) bungkus sedang yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor 620 gram (0,62 kilogram),” jelas Kepala BNNP Kalteng.

Sementara itu, barang bukti non narkotika, berupa 2 (dua) buah tas warna hitam, 4 (empat) unit kendaraan roda 4, dan 7 (tujuh) buah handphone. “Jaringannya besar yang di duga telah berkali-kali melakukan transaksi penjualan,” jelasnya.

Brigjen Marudut Hutabarat, juga menerangkan terkait penangkapan tersebut saat  dua orang ini telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). “Ini jaringan dari Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, dalam jaringan ini ada bandarnya dan ada pengedarnya,”pungkasnya.(YM)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close