Berharap Anggaran Pembangunan Jalan di Hilir Ditambah

Angggota DPRD Kabupaten Katingan, Firdaus ST. (Media Dayak/Ist)

Kasongan, Media Dayak

Masyarakat di bagian hilir, seperti di wilayah kecamatan Katingan Kuala dan kecamatan Mendawai berharap anggaran pembangunan untuk ruas jalan di dua kecamatan tersebut ditambah. ”Permintaan masyarakat di dua wilayah kecamatan ini disampaikannya saat kami menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Musrenbang tingkat kecamatan di kecamatan Mendawai,” kata Firdaus, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan kepada sejumlah wartawan, Jum’at (21/2) lalu.

            Adapun alasan perlunya penambahan anggaran pembangunan ruas jalan dimaksud, salah satu diantaranya menurutnya adalah, ruas jalan antara Katingan III–Mendawai dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Katingan.

Maksudnya, untuk tahun 2020 ini anggarannya hanya Rp 1 miliar saja. Artinya, dengan dana seperti itu sudah jelas tidak cukup untuk menuntaskan jalan tersebut. Oleh karena itu perlu dilakukan penambahan. ”Sehingga, pembangunan ruas jalan antara Katingan III – Mendawai itu bisa tuntas secara keseluruhan,” tandas anggota dewan asal daerah pemilihan (dapil) Katingan II yang meliputi wilayah kecamatan Katingan Kuala, Mendawai, Kamipang dan Tasik Payawan ini.

            Sebenarnya, keluhan masyarakat tentang ruas jalan di bagian hilir/selatan ini menurutnya bukan hanya di wilayah kecamatan Mendawai saja, tapi juga masyarakat di tiga wilayah kecamatan lainnya, seperti di kecamatan Tasik Payawan, Kamipang dan Katingan Kuala. ”Semua masyarakat di empat wilayah kecamatan di dapil II ini, jalan merupakan kebutuhan utama,” akunya.

            Karena, masyarakat di empat kecamatan ini, terutama di kecamatan Katingan Kuala dan Mendawai, sampai sekarang menurutnya masih terisolasi jalan daratnya. Sehingga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat bukan saja berupaya untuk secepatnya dapat tercapai, tapi setiap anggaran sebaiknya ditambah sehingga keterisolasian jalan darat di dua wilayah kecamatan bagian selatan ini dapat terbuka secepatnya.

            Dengan terbukanya keterisolasian jalan darat di dua wilayah kecamatan ini, menurutnya bukan saja menguntungkan masyarakat setempat. tapi akan menguntungkan pula bagi Pemkab setempat. Karena, di dua wilayah kecamatan ini merupakan lumbung padi dan lumbungnya ikan, baik ikan laut maupun ikan darat dan danau. ”Sehingga, hasil dari penjualan mereka tentu saja memperoleh pajak dari penjualan hasil pertanian dan perikanan masyarakat setempat, yang secara otomatis menjadi  Pendapatan Asli Daerah (PAD)  bagi Pemkab setempat,” pungkas legislator Partai Amanat Nasional PAN ini. (Kas/Lsn).

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close