Bartim Termasuk Prioritas Penanganan Stunting

Tamiang Layang,Media Dayak

Kalangan Dewan berharap, ada keseriusan Pemerintah Daerah melalui dinas terkait melakukan pencegahan serius terjadinya stunting di daerah dengan cara memberikan gizi tambahan bagi anak. Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Barito Timur (Bartim), Raran Amd, mengatakan, keseriusan Pemerintah Daerah dalam penanganan stunting tersebut lantaran tahun depan Kabupaten Barito Timur akan menjadi priorita penangan stunting dari 160 daerah kabupaten/kota yang daerah dengan kasus stunting tertinggi. “Tahun 2020 Barito Timur mendapat penanganan stunting, padahal pemerintah memberikan perhatian lebih kepada daerah daerah yang memiliki angka stunting tertinggi,“kata Raran di DPRD Barito Timur  usai melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Timur (Kaltim) pekan lalu. Dalam penanggulangan stunting DPRD secara kelembagaan, Raran berharap kepada Kemenkes dan sektoral yang terlibat, terutama peran pemerintah daerah dalam mendorong posyandu agar memberikan panduan mengenai gizi seimbang kepada masyarakat. “Adanya perbaikan program gizi dan intervensi gizi spesifik yang dilakukan sektor kesehatan maka jangan harapkan hasilnya maksimal tanpa adanya intervensi sensitive dari sektor nonkesehatan, “tuturnya.

Contoh, lanjut  Raran, peningkatan produksi pertanian untuk mendukung ketahanan pangan dan gizi di rumah tangga, juga perlindungan social untuk pengentasan masyarakat da kemiskinan melalui program keluarga harapan. Selain itu program nasional pemberdayaan masyarakat,persediaan air bersih dan sanitasi,serta program pemeberdayaan perempuan. “Kita optimis denganadanya perbaikan gizi , terutama dalam penurunan stunting, yang menjadi salah satu agenda prioritas pembangunaan kesehatan serius dengan visi dan misi pemerintah,“pungkasnya. (Rhf)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close