Anggaran Pemilukada Kalteng Telah Final

Fahrizal Fitri

Palangka Raya, Media Dayak

Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Tengah (Kalteng) Fahrizal Fitri menyebutkan Proses pembahasan anggaran untuk pelaksanaan Pilkada 2020 telah final.

Rencananya, Pemerintah Provinsi Kalteng bersama pihak penyelenggara bisa akan melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) hari ini, Selasa (1/10).

Sekda Kalteng mengatakan, dalam tahap pembahasan yang dilakukan, bahwa anggaran yang akan dialokasikan pemerintah tidak jauh berbeda dengan yang direncanakan sebelumnya. Sehingga nilai anggaran yang akan dikucurkan nantinya sesuai dengan keperluan penyelenggara.

“Jadi tidak ada kendala, sehingga besok (hari ini, red) NPHD bisa ditandantangani sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan,” katanya di kantor Gubernur Kalteng, Senin (30/9).

Sekda menyebut, alokasi anggaran yang nantinya dikucurkan, yakni untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebesar Rp250 miliar, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rp95,4 miliar, dan untuk pengaman dari Polda sebesar Rp40 miliar dan Korem 102/Pjg Rp2,5 miliar. 

“Semuanya sudah final untuk naskahnya. Nanti semuanya akan dipelajari, terutama dengan tahapan pencairannya. Khusus untuk kapan waktu pencairannya harus ada kesepakatan,” terangnya.

Mengenai dengan tahapan pencairannya sendiri sudah disanggupi oleh pemerintah. Dimana berdasarkan permintaan pihak penyelenggara, anggaran tersebut dialokasikan dua kali sampai dengan semua anggaran penuh disalurkan. 

Terkait hal tersebut Fahrizal mengatakan bahwa selama aliran anggaran pemerintah mencukupi, maka penyaluran dalam dua tahapan tersebut dapat dimaksimalkan oleh pemerintah.

Sekda Kaltengberharap pihak penyelenggara dapat melaksanakan tugasnya dalam mengawal pelaksanaan Pilkada.

“Awalnya pemerintah menginginkan anggaran itu disalurkan tiga kali, tapi penyelenggara mintanya dua kali. Ya, kita sanggupkan saja selama cash flow atau aliran kas pemerintah mencukupi,” pungkasnya.(YM)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close