Anggaran Pembangunan Bundaran Gunung Perak Dialokasikan Rp3 Miliar

Lokasi pembangunan Bundaran Gunung Perak di Jalan A Yani km 9 Longkang, Desa Jaar, Kecamatan Dusun Timur.(Media Dayak/Ist)

Tamiang Layang, Media Dayak

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah (Kalteng), Jumail Paladuk mengatakan, pembangunan bundaran dengan tugu berornamen Gunung Perak akan dilaksanakan pada tahun 2020.

“Dananya sekitar Rp3 miliar. Saat ini dalam tahapan ekspose perencanaan di hadapan Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas untuk dilakukan koreksi perbaikan,” kata Jumail di Tamiang Layang, Rabu (05/02/2020).

Menurutnya, setelah ekspose dan koreksi selesai, maka akan dilaksanakan pelelangan secara terbuka, dengan harapan bisa terserapnya anggaran dan menjadi ikon pembangunan Barito Timur sebelum memasuki Tamiang Layang.

Untuk lokasi pembangunannya yakni di perempatan jalan A Yani dan jalan lingkar atau tepatnya di depan Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Barito Timur di Desa Jaar, Kecamatan Dusun Timur.

Dijelaskan Jumail, Gunung Perak merupakan gambaran sebuah pohon tentang kehidupan yang melambangkan permohonan restu dari roh atau leluhur suku Dayak, untuk perjalanan dalam kehidupan dan merupakan lambang kemakmuran, cita-cita dan harapan dalam pembangunan.

“Pada Gunung Perak terdapat sangku yang berisi beras menjadi akar dari gunung perak, menandakan kesuburan dari kehidupan manusia. Sedangkan batang bermakna harapan untuk mencapai cita-cita dan kekuatan hidup dalam menjalani kehidupan,” jelasnya.

Dahan atau ranting merupakan lambang pengharapan dalam menjalani kehidupan yang lebih baik dan juga mencerminkan kesucian. Sedangkan daunnya melambangkan berkat dan kesejahteraan.

Gunung Perak hanya memiliki tiga warga yakni kuning yang melambangkan emas, putih yang melambangkan berlian, perak yang melambangkan perak. Warna ini memiliki makna kesejahteraan.

Gunung perak merupakan simbol kemakmuran dalam kehidupan, dengan harapan Barito Timur bisa menjadi kabupaten yang makmur dan sejahtera.

“Sesuai pentunjuk bupati, bundaran ini menampilkan ciri khas Barito Timur. Kami harapkan pembangunannya nanti akan selesai tepat waktu dan berkualitas,” jelas Jumail. (Ant)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close