3 Orang Penerima di Desa Netampin Mengundurkan Diri

MENGUNDURKAN DIRI – Tiga orang warga Desa Kecamatan Dusun Tengah, mengundurkan diri dariprogram Bantuan Sosial (Bansos) Pemerintah. (foto Media Dayak/Rhf)

Tamiang Layang, Media Dayak

 Tiga orang warga Netampin Desa Kecamatan Dusun Tengah, mengundurkan diri dari program Bantuan Sosial atau Bansos dari Pemerintah.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Barito Timur (Bartim),  Rusdianor melalui Kabid Pemberdayaan Sosial Dan Penanganan Fakir Miskin, Santai Nyawit menjelaskan, dua warga atas nama Yuliana dan Eli Rahman mengundurkan diri sebagai penerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH) serta satu warga atas nama Mestani penerima bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

“Mereka secara resmi mengumumkan pengunduran diri mereka pada forum Musyawarah Desa atau Musdes verval DTKS (Data Terpadu Keluarga Sosial) dan BSP (Bantuan Sosial Pangan) Desa Netampin,”kata Santai di Tamiang Layang, Jum’at (7/2)

Adapun alasan pengunduran diri ketiga warga penerima Bansos tersebut, adalah dikarenakan mereka sudah merasa kehidupannya sudah cukup mampu dan tidak berhak lagi untuk menerima bansos orang miskin.

“Mereka mengundurkan untuk menyerahkan bansos kepada warga miskin lainnya yang lebih berhak,”imbuh Santai.

Dia mengapresiasi kesadaraan warga penerima bansos yang dengan kesadarannya mengundurkan diri karena sudah tidak layak menerima bansos.

“Pemberian Bansos tidak hanya sekedar pemberian bantuan semata tapi juga sebagai penyadaran tentang perubahan pola pikir warga agar jangan hanya mengharapkan bansos tanpa melihat keadaan hidupnya apakah berhak atau tidak berhak menerima Bansos,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Desa Netampin, Akhmad Wahyudin menyampaikan, ucapan terima kasihnya kepada warganya yang dengan sadar dan sukarela mengundurkan diri dari penerima bansos, dan berharap bisa ditiru peserta lainnya jika memang sudah ada perubahan kehidupan menjadi mampu agar mengundurkan diri dan memberi kesempatan kepada warga miskin lainnya.

“Dengan pengunduran diri ketiga warga tersebut maka otomatis Bansos PKH tahun 2020 akan dihentikan, dengan berkurangnya penerima PKH berarti program pengentasan kemiskinan pemerintah melalui PKH telah menunjukan hasil adanya peningkatan kesejahteraan keluarga,”kata Akhmad.

Adapun jumlah penerima Bansos di Desa Netampin berjumlah 30 orang PKH dan 19 orang BPNT. (Rhf)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close